Negara-negara Yang Mengizinkan Bitcoin - Ekonomi dan Bisnis

Kamis, 11 Januari 2018

Negara-negara Yang Mengizinkan Bitcoin


Bitcoin adalah sebuah uang elektronik yang di buat pada tahun 2009 oleh Satoshi Nakamoto. Nama tersebut juga dikaitkan dengan perangkat lunak sumber terbuka yang dia rancang, dan juga menggunakan jaringan peer-ke-peer tanpa penyimpanan terpusat atau administrator tunggal di mana Departemen Keuangan Amerika Serikat menyebut bitcoin sebuah mata uang yang terdesentralisasi . Tidak seperti mata uang pada umumnya, bitcoin tidak tergantung dengan mempercayai penerbit utama. Bitcoin menggunakan sebuah database yang didistribusikan dan menyebar ke node-node dari sebuah jaringan P2P ke jurnal transaksi, dan menggunakan kriptografi untuk menyediakan fungsi-fungsi keamanan dasar, seperti memastikan bahwa bitcoin-bitcoin hanya dapat dihabiskan oleh orang memilikinya, dan tidak pernah boleh dilakukan lebih dari satu kali.

Mata uang virtual alias cryptocurrency seperti Bitcoin memang masih menjadi perdebatan di dunia termasuk di Indonesia. Tapi di sejumlah negara, Bitcoin sudah legal atau sah digunakan sebagai alat pembayaran.

Ini dia daftar negaranya:

Jepang 
Jepang pada April 2017 mulai menerima Bitcoin sebagai mata uang legal. Lalu raksasa ritel elektronik, Bic Camera menerima pembayaran menggunakan Bitcoin satu minggu setelah cryptocurrency itu disahkan.

Mengutip CNBC, perdagangan Bitcoin menggunakan yen Jepang adalah yang paling likuid kedua setelah dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu disebutkan oleh sebuah platform perdagangan cryptocurrency Gatecoin.

"Tindakan melegalkan mata uang Virtual di Jepang berpotensi memiliki dampak besar, karena memang sudah terjadi banyak desas-desus mengenai pengesahan Bitcoin ini," kata Founder dan CEO Gatecoin Aurélien Menant seperti dikutip dari CNBC, Jumat (8/9/2017).

Amerika Serikat
AS adalah jumlah negara yang menggunakan cryptocurrency tertinggi di dunia. Mengutip bitcoin.com ini tercermin dari volume perdagangan Bitcoin yang masih tinggi.

Tingginya volume perdagangan terjadi karena dukungan Silicon Valley yang merupakan rumah bagi ribuan perusahaan start up blockchain. AS juga memiliki jumlah mesin ATM Bitcoin paling banyak di dunia. Negara ini selalu menjadi yang terdepan soal uang digital.

Denmark
Tak hanya menjadi negara yang teknologinya paling maju. Denmark juga menjadi negara yang paling gencar dalam mendorong penghapusan uang tunai dan menggunakan mata uang digital.

Meskipun ramah terhadap penggunaan Bitcoin, Otoritas keuangan di Denmark belim mengakui Bitcoin sebagai mata uang resmi. Namun Bitcoin tetap bisa digunakan, karena Denmark adalah rumah bagi sejumlah cryptocurrency.

Korea Selatan
Korea Selatan saat ini bisa dibilang sebagai produsen teknologi terbesar di dunia sebut saja produknya yang sangat terkenal seperti Samsung dan LG.

Negara ini memiliki penetrasi smartphone dan tingkat pembayaran secara mobile tertinggi di dunia, tidak mengherankan Korea Selatan dengan cepat merangkul Bitcoin baik sebagai investasi dan pembayaran atau penukaran uang.

Mengutip bitcoin.com, layanan Bitcoin dinilai aman dengan menggunakan Korbit. Di Korea Selatan, orang juga bisa membeli Bitcoin di gerai 7-Eleven di seluruh penjuru Korael.

Negara ini juga pernah menjadi tuan tumah konferensi Bitcoin reguler dan telah menciptakan iklim yang bersahabat untuk komunitas pengguna Bitcoin.

Finlandia
Seperti tetangganya, Skandinavia, Finlandia juga salah satu negara yang terdepan dalam hal teknologi. Negara ini juga sudah membebaskan pajak untuk pembelian Bitcoin.

Finlandia sudah memiliki sejumlah ATM yang sangat banyak untuk memenuhi kebutuhan negara. Dari coinATMradar negara ini adalah tempat pertukaran Bitcoin yang paling banyak.

Pada Januari 2016, Bitcoin digunakan untuk membeli mobil Tesla seri S seharga €140.000.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar